Sign in

macbook & ipad

Belajar sesuatu yang baru memang tidak mudah, tapi bukan berarti tidak bisa. Awal Maret 2020 saya memulai belajar iOS Development, karena apa? karena saya join Apple Developer Academy dan saya punya device yang mumpuni (Macbook Pro 2019 & iPhone 11) serta memiliki waktu untuk belajar.

Setiap memulai belajar sesuatu yang saya lakukan adalah mengosongkan gelas. saya mulai mencari sumber belajar iOS development, bertanya pada teman yang sudah memulai lebih awal belajar dan juga join forum forum terkait iOS development.

Sebenarnya memulai belajar iOS Development tidak perlu menunggu punya macbook atau ikut Apple Developer Academy terlebih dahulu. teman teman bisa coba…


Photo by Jordan Harrison on Unsplash

Dewasa ini, perkembangan teknologi pembuatan antar muka untuk platform apple (ios, iPadOs, MacOs) sudah semakin canggih. jika sebelumnya kita memakai UIKit / StoryBoard maka sekarang kita memiliki SwiftUI. SwiftUI memberikan kita kemudahan yang jauh lebih simple dari UI Builder sebelumnya, kita bisa membuat UI secara Programmatical / Deklaratif serta Drag & Drop.

Di kesempatan kali ini kita akan membuat sebuah aplikasi yang memuat daftar wisata yang berasal dari api milik Dicoding https://tourism-api.dicoding.dev/list

Seperti biasa mari buat project SwiftUI nya dan langsung saja kita buat kelas model nya seperti berikut:

struct PlacesResponse: Decodable {  let places: [Place]}

struct Place: Decodable {…


Photo by Jonathan Farber on Unsplash

Sudah barang pasti jika kita menulis kode yang berhubungan dengan API Service kita perlu mendefinisikan model nya agar rapi dan jelas.

contoh kata kita memiliki response seperti berikut:

{
"success": true,
"message": "User logged in successfully",
"data": {}
}

dimana results akan selalu dinamis dan berubah ubah tergantung dari /path apa yang kita hit dan response apa yang dikembalikan.

namun demi mengurangi redundansi kode sebaiknya kita membuat model generic nya pada class BaseResponse.swift seperti berikut:

struct BaseResponse<T: Decodable>: Decodable {
var success: Bool
var message: String
var data: T
}

nah andai kita data memiliki object seperti berikut:

{…


UITableView atau yang kita kenal dengan TableView adalah komponen yang sangat penting untuk sobat pengembang iOS. sedikit banyak pasti kita memerlukan komponen ini untuk membuat list dengan data collection. misalnya untuk menampilkan data Karyawan (biasanya project anak kuliahan kalau bikin model pasti namanya Karyawan) membuat halaman settings. tentu yang saya sebutkan barusan hanyalan contoh kecil penggunaan tableview dimana hakikat asli nya tableview memiliki kegunaan yang lebih dari itu.

Okey fix, kita disini tidak akan membahas membuat TableView secara storyboard karena cukup ribet juga ya nanti saya banyak screenshot tiap nambahin komponen dan males juga drag & drop nya xixi. …


terkadang kita perlu membuat sebuah komponen yang memiliki event dynamic baik karena keadaaan state ataupun ketergantungan / komunikasi dengan widget lainnnya. baiklah mungkin contoh berikut bisa menggambarkan apa yang dimaksud.

Kita memiliki beberapa textfield dan 2 button yang akan berubah ubah tergantung dengan keadaan state sekarang (login atau register). berikut contoh kode nya:

Kode diatas akan berjalan normal, namun ketika kita memiliki kebutuhan untuk memisah misahkan widget menjadi lebih kecil dan supaya bisa digunakan ulang (reusable), maka kita akan bertemu dengan kesulitan menghandle widget tersebut. …


Implementasi Flutter dengan BLoC, Dio & Logging Interceptor

sample project

Bermain dengan flutter merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan. kita bisa membuat aplikasi tanpa perlu melakukan banyak ceremony seperti yang biasa kita lakukan secara native menggunakan swift ataupun kotlin.

Tentunya makin kesini, terasa perlu menerapkan arsitektur. Bisa jadi karena code yang sudah mencapai ratusan/ribuan baris per-halaman atau memang dirasa sulit untuk me-maintain code yang ada. maka dari itu kita akan menggunakan BLoC.

Kenapa menggunakan BLoC (Business Logic Component)?

Bloc makes it easy to separate presentation from business logic, making your code fast, easy to test, and reusable.

Tanpa perlu berlama lama lagi, kita…


Langkah-langkah untuk Install Flutter Workspace tanpa menggunakan Android Studio

flutter from google image search

Hai semuanya! Semoga sehat selalu.
Kali ini saya ingin berbagi pengalaman seputar instalasi flutter, tentunya dengan cara yang berbeda dari biasanya.

Untuk teman-teman yang belum tahu apa itu flutter, singkatnya :

Flutter adalah sebuah framework aplikasi mobil sumber terbuka yang diciptakan oleh Google. Flutter digunakan dalam pengembangan aplikasi untuk sistem operasi Android dan iOS. [Wikipedia]

Umumnya cara menginstal flutter dengan step-step berikut

  1. Download SDK Flutter
  2. Instalasi Android Studio
  3. Download plugin dart & flutter untuk VsCode atau Android Studio
  4. Buat Project dan Jalankan hello world

Sekilas memang terlihat mudah, namun akan sangat menjadi kendala untuk teman teman yang memiliki storage terbatas…


jetpack project

Assalamualaikum, saya do’a-kan teman-teman sehat selalu dan diberikan kelancaran rejeki, Aamiin.

Baik, dikesempatan kali ini saya mau sedikit sharing tentang apa yang baru baru ini saya pelajari dalam Android Development, setelah lama berada dalam zona nyaman membangun aplikasi menggunakan pattern MVP (Model-View-Presenter), akhirnya saya harus update ke pattern MVVM sesuai dengan Android Architecture Component.

Berbicara tentang teknologi Android, ada banyak sekali yang bisa kita pakai. tentu kita hanya memakai yang akan kita butuhkan. berikut saya jabarkan sedikit kisi-kisi teknologi atau library apa saja yang akan kita pakai :

  1. AndroidX : Dasarnya ini adalah versi terbaru dari Android support library
  2. ViewModel


Hey guys, perkenalkan nama saya Ihwan. Seorang Programmer asal Majalengka, Jawa Barat.

Kali ini saya mau bercerita tentang bagaimana saya dan teman-teman belajar membangun ekosistem Komunitas Developer di Majalengka.

Cerita ini bermula dari keresahan saya dan juga teman developer lain di Majalengka yang merasa sulit menemukan teman yang satu passion dalam bidang IT.

Akhirnya pada pertengahan Ramadhan tahun 2018 ini saya berinisiatif untuk mengumpulkan para praktisi, programmer, IT enthusiat yang ada di Majalengka.

Bagaimana cara saya mengumpulkan para teman-teman IT ini, mudah saja. saya tinggal buat group facebook , lalu saya invite semua orang, di group developer lain seperti PHP…

Ihwan

Swift, Kotlin and Flutter Developer | Tech Geek, Passionate Writer — ihwan.id

Get the Medium app

A button that says 'Download on the App Store', and if clicked it will lead you to the iOS App store
A button that says 'Get it on, Google Play', and if clicked it will lead you to the Google Play store